Senin, 14 Jun 2021
  • Selamat Datang di Situs Resmi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Landak. Terimakasih Sudah Berkunjung dan Dapatkan Berita Menarik Setiap Hari Seputar Kegiatan Harian Kami Disini Secara Gratis.

Dari Matahari Kita Bisa Belajar Tentang Cara Berpikir Manusia yang Nisbi

Dari Matahari Kita Bisa Belajar Tentang Cara Berpikir Manusia yang Nisbi

Matahari tampak lebih besar apabila berada di kaki langit, dan matahari tampak lebih kecil ketika tengah hari dibandingkan dengan langit yang luas. Padahal, ukuran matahari tidak pernah berubah.

Perubahan tatkala matahari tampak lebih besar, dikarenakan efek refraksi atmosfer yang menjadikan matahari tampak sedikit lonjong.

Pola pikir nisbi dari manusialah yang menyebabkan seolah-olah matahari tampak lebih besar di kaki langit.

Itu karena kecenderungan manusia yang membandingkan matahari dengan benda-benda lain seperti bangunan dan pepohonaan yang seakan tampak lebih kecil di kejauhan.

Pola pikir nisbi tersebut yang menyebabkan manusia merasa lebih besar, kuat, pandai dan lebih terhormat ketika membandingkan dirinya dengan yang lebih kecil, lemah, bodoh dan terhina.

Di dalam Al Quran Surah Al-Syams (91): 1-10, apabila kita renungkan, Allah SWT menyebutkan fenomena-fenomena astronomis yang diakhiri dengan fenomena kejiwaan.

Perenungan ini seyogyanya membimbing kita ke arah penyucian jiwa dan menyadari kenisbian manusia.

Ketakaburan akan membawa manusia kepada jiwa-jiwa yang kotor dan dapat berimplikasi kepada sikap otoriter, diskriminatif dan cenderung menindas antar sesama umat manusia.

“Jadilah Muslim seperti matahari, yang bersinar karena kualitas pribadinya, mampu menerangi dan  menghangatkan sekitarnya, memberi manfaat bagi masyarakat.” Imam Ghazali

penulis
@mumu

Tulisan Lainnya

7 Komentar

budi, Jumat, 6 Mar 2020

syukron

Wahyu Eko Cahyanto, Kamis, 5 Mar 2020

Intinya jadilah manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, begitu pesan yang saya dapat dari postingan ini

Nauval, Rabu, 4 Mar 2020

memang benar, Alam menjadi bukti terbesar adanya Pencipta yang Maha Segala-galanya…

ZEEVORTE, Rabu, 4 Mar 2020

Ternyata dengan merendah diri di hadapan sang pencipta membuat kita menjadi manusia yang nisbi

Wahyu Eko Cahyanto, Senin, 2 Mar 2020

Kita manusia begitu kecil dihadapan-Nya Allah Yang Maha Kuasa

Rangga Saputra, Senin, 2 Mar 2020

Ini juga disebut sbg Ayat Kauniyah ya akh… Mmg tafakur alam itu penting ya

Siti Mustiani, Minggu, 1 Mar 2020

Subhanallah, sebaiknya kita tidak boleh saling membanding-bandingkan satu sama lain, tetap bersyukur dan terus berkarya. Terima kasih bang, artikel singkat namun sangat bermakna.

KELUAR